Menghitung karunia
Ketika anda bersyukur atas hal-hal yang anda miliki, betapapun kecilnya itu, anda akan melihat hal-hal itu langsung bertambah. Jika anda bersyukur atas uang yang andamiliki, betapa pun kecilya, anda akan mrlihat uang anda bertumbuh dengan ajaib. Jika anda besryukur atas suatu relasi, bahkan jika relasi itu tidak sempurna, anda akan melihat relasi itu menjadi lebih baik lagi sevara ajaib. Jika anda bersyukur atas pekerjaan yang anda miliki, bahkan ika itu bukan pekerjaan impian anda, segalanya akan mulai berubaha sehingga anda lebih menikmati pekerjaan anda, dan segala jenis peluang untuk pekerjaan anda tiba-tiba muncul.
Sisi sebaliknya adalah ketika kita tidak menhitung karunia yang kita terima, kita bisa jatuh kedalam perangkap tidak sengaja menghitung hal-hal negative. Kita menghitung hal-hal negative ketika kita membicarakan hal-hal yang tidak kita miliki. Kitamenghitung hal-hal negative ketika mengkritik atau menemukan kesalahan orang lain, ketika kita mengeluh lalu lintas, menunggu di antrean, penundaan, pemerintah, ketidakcukupan uang atau cuaca. Ktika kita menghitung hal-hal negative , hal-hal negative juga bertambah, dan yang paling penting , bersamaan dengan hal-hal negative yang kita hitung, kita menunda karunia yang sedang dalam perjalanan menuju kita. Saya telah mencoba keduanya-menghitung karunia dan menghitung hal negative-dan saya bisa memastikan bahwa menghitung karunia adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kelimpahan di dalam hidup.
Hitunglah karunia anda pagi-pagi, atau sedini mungkin setiap hari. Daftar anda bisa tulis tangan didalam sebuah buku atau jurnal khusus untuk menyatukan syukur anda disuatu tempat. Anda akan membuata satu daftar sederhana dari sepuluh karunia yang ingin anda syukuri didalam hidup anda.
